
Kenapa kita perlu belajar, belajar dan terus belajar? Apatah lagi belajar dengan kehidupan itu sendiri? Kerna kita dilahirkan dalam keadaan tidak tahu apa-apa…
” dan ALLAH mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan (kamu) tidak mengetahui sesuatu apapun.” an-Nahl:78
Bukankah perkara utama, setelah ALLAH menciptakan ADAM 3alaihis salam, ALLAH mengajarnya dengan nama-nama benda? Tidak cukupkah itu sebagai tanda yang kita sangat perlu untuk belajar, kerna dari belajar baru datang ‘tahu’. Barulah kita tahu bagaimana menjalani hidup ini dan tahu bagaimana untuk menjadi manusia dan menjadi hamba sebagaimana yang dikehendaki Sang Pencipta kita iaitu ALLAH Subhaanahu wa Ta3aala.
Mari belajar di sekolah kehidupan. Belajar dan terus belajar. Kerna muka bumi ini sangat luas, maka pasti terlalu banyak pelajaran yang perlu kita pelajari.
Untuk belajar menjadi penyabar;
-kita dibiarkan ALLAH jatuh sakit
-kita ditemukan dengan orang yang pemarah
-kita ditinggalkan orang yang kita kasehi
-kita diberhentikan kerja
dll, andai kita sanggup mengambil pelajaran itu dan bersabar…
Tidak mustahil semua akan bertukar;
-kita dijadikan ALLAH lebih sehat dari sebelumnya
-kita berhasil menundukkan sifat marah seseorang
-kita ditemukan dengan orang yang lebih mengasehi kita
-kita ditawarkan kerja yang jauh lebih bagus dan berkat
Sesungguhnya tiada yang mustahil bagi ALLAH.
Tapi dengan satu syarat. kita mesti belajar…belajar menjadi seorang yang penyabar. Dan dengan bersungguh-sungguh!
Demikian sebahgian bentuk, bagaimana kehidupan mengajar kita.
Walau apapun, smoga aku dan kalian tetaplah selalu menjadi hamba-NYA yang belajar untuk tetap dan terus bersyukur.
-rkukaudya-
9april09
(gambar diambil dari sini)
3 comments:
salam Alaik...MasyaAllah hati ana bnr2 tsentuh mbaca tulisan saudara/i...
Subhanallah...
Mudah2an Allah beri petunjuk pd kt agar sntsa tgolong dalam org2 yg bsabar...
p/s: bnyk skli kekurangan diri ana.
salam izzan,
ya, mudah2an kita slalu menjadi hamba yg bersyukur.
p/s: sy jg byk kekurngn, stiap kita punya kekurangan...jadi, mari kita sama2 perbaiki diri, bermula dgn hati.
terima kaseh kerna sudi membuka hati ;=)
salam
alhamdulillah. sgt terkesan membaca catatan ini. Teruskan usaha murni
Post a Comment